وَكَذَٰلِكَ أَخْذُ رَبِّكَ إِذَا أَخَذَ الْقُرَىٰ وَهِيَ ظَالِمَةٌ ۚ إِنَّ أَخْذَهُ أَلِيمٌ شَدِيدٌ

Dan demikianlah timpaan Tuhanmu apabila Dia menimpa negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya timpaan-Nya pedih lagi keras.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَكَذَٰلِكَ أَخْذُ رَبِّكَ إِذَا أَخَذَ الْقُرَىٰ وَهِيَ ظَالِمَةٌwa-ka-dzaalika akhdzu rabbika idzaa akhadza l-quraa wa-hiya zhaalimatundan demikianlah timpaan Tuhanmu apabila Dia menimpa negeri-negeri yang berbuat zalim
  2. إِنَّ أَخْذَهُ أَلِيمٌ شَدِيدٌinna akhdzahu aliimun shadiidunsesungguhnya timpaan-Nya pedih lagi keras
Aplikasi

Prinsip umum ditegaskan: pola konsekuensi berat menimpa negeri-negeri yang berbuat zalim secara konsisten, kepastian mekanisme ini menjadi pengingat serius, bukan sekadar cerita masa lalu.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-kh-dz, r-b-b, q-r-y, zh-l-m, a-l-m, sh-d-d): akhdh diterjemahkan 'siksaan (penindakan)' (akar '-kh-dz); zhaalimah diterjemahkan 'zalim' (akar zh-l-m); aliim shadiid diterjemahkan 'pedih lagi keras' (شديد DECIDED='keras', bukan 'sangat berat'). gloss '(penduduk)' dibuang.