Ayat 11:89

وَيَا قَوْمِ لَا يَجْرِمَنَّكُمْ شِقَاقِي أَنْ يُصِيبَكُمْ مِثْلُ مَا أَصَابَ قَوْمَ نُوحٍ أَوْ قَوْمَ هُودٍ أَوْ قَوْمَ صَالِحٍ ۚ وَمَا قَوْمُ لُوطٍ مِنْكُمْ بِبَعِيدٍ

Dan wahai kaumku, janganlah perselisihan denganku menyeret kalian sehingga menimpa kalian seperti apa yang menimpa kaum Nuh, atau kaum Hud, atau kaum Saleh. Dan kaum Lut tidaklah jauh dari kalian.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَيَا قَوْمِ لَا يَجْرِمَنَّكُمْ شِقَاقِي أَنْ يُصِيبَكُمْ مِثْلُ مَا أَصَابَ قَوْمَ نُوحٍ أَوْ قَوْمَ هُودٍ أَوْ قَوْمَ صَالِحٍwa-yaa qawmi laa yajrimannakum shiqaaqii an yusiibakum mitslu maa asaaba qawma nuuhin aw qawma huudin aw qawma saalihindan wahai kaumku, janganlah perselisihan denganku menyeret kalian sehingga menimpa kalian seperti apa yang menimpa kaum Nuh, atau kaum Hud, atau kaum Saleh
  2. وَمَا قَوْمُ لُوطٍ مِنْكُمْ بِبَعِيدٍwa-maa qawmu luutin minkum bi-ba'iidindan kaum Lut tidaklah jauh dari kalian
Aplikasi

Peringatan penting: jangan biarkan permusuhan personal terhadap pembawa pesan mengalihkan perhatian dari substansi konsekuensi yang sebenarnya dipertaruhkan, 'janganlah pertentanganku denganku menyeret kalian'. Konkretnya: ketidaksukaan personal terhadap seseorang yang menyampaikan kebenaran tidak seharusnya membutakan dari substansi pesan itu sendiri, memisahkan penilaian terhadap pembawa pesan dari penilaian terhadap kebenaran substansinya adalah kedewasaan berpikir yang penting.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-m, j-r-m, sh-q-q, s-w-b, m-ts-l, h-w-d, s-l-h, b-'-d): laa yajrimannakum diterjemahkan 'jangan menyeret kalian (ke dosa)' (akar j-r-m); shiqaaqii diterjemahkan 'pertentanganku' (akar sh-q-q); ba'iid diterjemahkan 'jauh' (akar b-'-d). gloss '(denganmu)/(tempat dan masa kebinasaan)' dibuang.

Ayat 11:90

وَاسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّي رَحِيمٌ وَدُودٌ

Dan mohonlah ampunan kepada Tuhan kalian, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku pengasih lagi penyayang.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَاسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِwa-staghfiruu rabbakum tsumma tuubuu ilayhidan mohonlah ampunan kepada Tuhan kalian, kemudian bertobatlah kepada-Nya
  2. إِنَّ رَبِّي رَحِيمٌ وَدُودٌinna rabbii rahiimun waduudunsesungguhnya Tuhanku pengasih lagi penyayang
Aplikasi

Penutup ajakan tobat dengan penekanan sifat kasih sayang yang mendalam ('waduud', penuh kasih), Allah digambarkan bukan hanya pengampun, tetapi secara aktif penuh kasih terhadap yang kembali.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Tuhanmu” diterjemahkan “Tuhan kalian”; “Maha Penyayang” diterjemahkan “pengasih”. ' Corpus ayat ini: «{sotagofiru, tanpa-al»; «raHiymN, INDEFINIT». istaghfara diterjemahkan 'memohon ampun' · rahiim INDEFINIT diterjemahkan 'pengasih', sebutan indefinit tanpa 'Maha'; dasar: praktik terjemahan lain sendiri di 9:128 ('penyayang' POLOS utk Nabi).