وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا ۚ أُولَٰئِكَ يُعْرَضُونَ عَلَىٰ رَبِّهِمْ وَيَقُولُ الْأَشْهَادُ هَٰؤُلَاءِ الَّذِينَ كَذَبُوا عَلَىٰ رَبِّهِمْ ۚ أَلَا لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah? Mereka itu dihadapkan kepada Tuhan mereka, dan para saksi berkata, “Inilah orang-orang yang berdusta terhadap Tuhan mereka.” Ketahuilah, laknat Allah atas orang-orang yang zalim,
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًاwa-man azhlamu mimmani ftaraa alaa llaahi kadzibandan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah
- أُولَٰئِكَ يُعْرَضُونَ عَلَىٰ رَبِّهِمْ وَيَقُولُ الْأَشْهَادُ هَٰؤُلَاءِ الَّذِينَ كَذَبُوا عَلَىٰ رَبِّهِمْulaa'ika yu'raduuna alaa rabbihim wa-yaquulu l-ashhaadu haa'ulaa'i lladziina kadzabuu alaa rabbihimmereka itu dihadapkan kepada Tuhan mereka, dan para saksi berkata, inilah orang-orang yang berdusta terhadap Tuhan mereka
- أَلَا لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَalaa la'natu llaahi alaa zh-zhaalimiinaketahuilah, laknat Allah atas orang-orang yang zalim
Aplikasi
Momen pengungkapan publik: 'para saksi berkata, Inilah orang-orang yang berdusta terhadap Tuhan mereka', kebohongan yang dipertahankan seumur hidup akhirnya diekspos secara terbuka dan tak terbantahkan di hadapan saksi. Konkretnya: kebohongan besar yang berhasil dipertahankan seumur hidup tetap berisiko terekspos secara terbuka pada akhirnya, kesadaran ini adalah pengingat bahwa menyembunyikan ketidakjujuran hanya efektif sementara, bukan solusi permanen.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar zh-l-m, f-r-y, a-l-h, k-dz-b, '-r-d, r-b-b, q-w-l, sh-h-d, l-'-n): iftaraa diterjemahkan 'mengada-adakan' (akar f-r-y); yu'raduun diterjemahkan 'dihadapkan' (akar '-r-d); ashhaad diterjemahkan 'para saksi' (akar sh-h-d); la'nah diterjemahkan 'laknat' (akar l-'-n). footnote-marker dibuang; rabbihim diterjemahkan 'Tuhan mereka' (huruf kapital, rujukan Allah).