وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِ اللَّهِ فَتَكُونَ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang mendustakan tanda-tanda Allah yang menyebabkan engkau tergolong orang-orang yang merugi.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِ اللَّهِ فَتَكُونَ مِنَ الْخَاسِرِينَwa-laa takuunanna mina lladziina kadzdzabuu bi-aayaati llaahi fa-takuuna mina l-khaasiriinajanganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang mendustakan tanda-tanda Allah yang menyebabkan engkau tergolong orang-orang yang merugi
Aplikasi

Peringatan langsung bahkan kepada Nabi sendiri untuk tidak termasuk yang mendustakan, menegaskan bahwa disiplin menjaga integritas berlaku universal, tanpa pengecualian bagi siapa pun termasuk pembawa pesan itu sendiri.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.