Ayat 10:90

وَجَاوَزْنَا بِبَنِي إِسْرَائِيلَ الْبَحْرَ فَأَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ وَجُنُودُهُ بَغْيًا وَعَدْوًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا أَدْرَكَهُ الْغَرَقُ قَالَ آمَنْتُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا الَّذِي آمَنَتْ بِهِ بَنُو إِسْرَائِيلَ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Kami jadikan Bani Israil bisa melintasi laut itu. Lalu Firaun dan bala tentaranya mengikuti mereka untuk menganiaya dan menindas. Hingga ketika tenggelam hampir menimpanya, dia berkata, “Aku percaya bahwa tidak ada tuhan selain yang telah dipercayai oleh Bani Israil dan aku termasuk orang-orang yang berserah diri.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَجَاوَزْنَا بِبَنِي إِسْرَائِيلَ الْبَحْرَ فَأَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ وَجُنُودُهُ بَغْيًا وَعَدْوًاwa-jaawaznaa bi-banii israa'iila l-bahra fa-atba'ahum fir'awnu wa-junuuduhu baghyan wa-adwanKami jadikan Bani Israil bisa melintasi laut itu, lalu Firaun dan bala tentaranya mengikuti mereka untuk menganiaya dan menindas
  2. حَتَّىٰ إِذَا أَدْرَكَهُ الْغَرَقُ قَالَ آمَنْتُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا الَّذِي آمَنَتْ بِهِ بَنُو إِسْرَائِيلَ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَhattaa idzaa adrakahu l-gharaqu qaala aamantu annahu laa ilaaha illaa lladzii aamanat bihi banuu israa'iila wa-anaa mina l-muslimiinahingga ketika tenggelam hampir menimpanya, dia berkata, aku percaya bahwa tidak ada tuhan selain yang telah dipercayai oleh Bani Israil dan aku termasuk orang-orang yang berserah diri
Aplikasi

Deklarasi keimanan Firaun muncul tepat di detik-detik terakhir tenggelam, sebuah pengakuan yang datang hanya setelah kepastian mutlak (kematian) tidak lagi bisa dihindari.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain merender s-l-m di sini via 'muslim'. terjemahan ini menyeragamkan DALAM cabang keberserahan; sisi-keadaan (salaam/saliim) = 'keselamatan/damai', TIDAK diseragamkan lintas cabang. Rollout cabang keberserahan akar s-l-m. 'muslim' diterjemahkan 'orang yang berserah diri' meng-universalkan istilah (bdk QS 3:83: seluruh ciptaan 'aslama'), konsisten dgn sikap keberserahan=orientasi hati, bukan keanggotaan institusi (FDI_FRAMEWORK_DIIN). PASS: penyelarasan ulang kau/engkau/kalian menyusul. ' akar s-l-m (slm), cabang KEBERSERAHAN (aslama/islaam/muslim/mustaslim). Diverifikasi corpus Leeds (127 ayat slm; cabang keberserahan 66). Konvensi terjemahan ini: islaam diterjemahkan 'keberserahan(-diri)', aslama diterjemahkan 'berserah diri', muslim diterjemahkan 'orang yang berserah diri'. Lih. Versi lama catatan ini keliru di kedua titik itu;).

Ayat 10:91

آلْآنَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ وَكُنْتَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ

Apakah baru sekarang, padahal sungguh engkau telah durhaka sebelumnya dan engkau termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan?

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. آلْآنَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ وَكُنْتَ مِنَ الْمُفْسِدِينَaal-aana wa-qad asayta qablu wa-kunta mina l-mufsidiinaapakah baru sekarang, padahal sungguh engkau telah durhaka sebelumnya dan engkau termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan
Aplikasi

Penolakan tegas: 'Apakah baru sekarang, padahal engkau telah durhaka sebelumnya?', pengakuan yang muncul hanya di bawah kepastian mutlak dan setelah pola pembangkangan panjang tidak dihitung sebagai perubahan yang genuine. Konkretnya: perubahan sikap yang hanya muncul di titik paling kritis (setelah pola panjang penolakan) layak dipertanyakan ketulusannya, perubahan yang benar-benar berarti biasanya datang saat masih ada pilihan bebas untuk tidak berubah, bukan dipaksa oleh kepastian yang tidak bisa dihindari lagi.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar '-s-y, q-b-l, k-w-n, f-s-d): asayta diterjemahkan 'durhaka' (akar '-s-y); mufsidiin diterjemahkan 'orang-orang yang berbuat kerusakan' (akar f-s-d). gloss '(baru)/(kamu beriman)' dibuang.