ثُمَّ بَعَثْنَا مِنْ بَعْدِهِ رُسُلًا إِلَىٰ قَوْمِهِمْ فَجَاءُوهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ فَمَا كَانُوا لِيُؤْمِنُوا بِمَا كَذَّبُوا بِهِ مِنْ قَبْلُ ۚ كَذَٰلِكَ نَطْبَعُ عَلَىٰ قُلُوبِ الْمُعْتَدِينَ

Kemudian Kami mengutus setelahnya rasul-rasul kepada kaum mereka, lalu mereka datang kepada mereka dengan keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka tidak mau beriman pada apa yang dahulu mereka dustakan. Demikianlah Kami mengunci hati orang-orang yang melampaui batas.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. ثُمَّ بَعَثْنَا مِنْ بَعْدِهِ رُسُلًا إِلَىٰ قَوْمِهِمْ فَجَاءُوهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ فَمَا كَانُوا لِيُؤْمِنُوا بِمَا كَذَّبُوا بِهِ مِنْ قَبْلُtsumma ba'atsnaa min ba'dihi rusulan ilaa qawmihim fa-jaa'uuhum bi-l-bayyinaati fa-maa kaanuu li-yu'minuu bi-maa kadzdzabuu bihi min qablukemudian Kami mengutus setelahnya rasul-rasul kepada kaum mereka, lalu mereka datang kepada mereka dengan keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka tidak mau beriman pada apa yang dahulu mereka dustakan
  2. كَذَٰلِكَ نَطْبَعُ عَلَىٰ قُلُوبِ الْمُعْتَدِينَka-dzaalika natba'u alaa quluubi l-mu'tadiinademikianlah Kami mengunci hati orang-orang yang melampaui batas
Aplikasi

Pola berulang ditegaskan lagi lintas berbagai rasul dan kaum, hati yang 'melampaui batas (al-mu'tadiin)' secara konsisten terkunci terhadap keterangan yang jelas, sebuah mekanisme yang berulang bukan kebetulan tunggal.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar b-'-ts, b-'-d, r-s-l, q-w-m, j-y-a, b-y-n, k-w-n, a-m-n, k-dz-b, q-b-l, t-b-', q-l-b, '-d-w): ba'athnaa diterjemahkan 'mengutus' (akar b-'-ts); bayyinaat diterjemahkan 'keterangan-keterangan yang nyata' (akar b-y-n); natba'u alaa quluub diterjemahkan 'mengunci hati' (akar t-b-' + akar q-l-b); mu'tadiin diterjemahkan 'yang melampaui batas' (akar '-d-w). gloss '(Nuh)/(umat masing-masing)/(biasa)' dibuang.