فَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ إِنْ كُنَّا عَنْ عِبَادَتِكُمْ لَغَافِلِينَ
Maka cukuplah Allah sebagai saksi antara kami dan kalian, sesungguhnya kami benar-benar lalai terhadap penyembahan kalian.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ إِنْ كُنَّا عَنْ عِبَادَتِكُمْ لَغَافِلِينَfa-kafaa bi-llaahi shahiidan baynanaa wa-baynakum in kunnaa an ibaadatikum la-ghaafiliinamaka cukuplah Allah sebagai saksi antara kami dan kalian, sesungguhnya kami benar-benar lalai terhadap penyembahan kalian
Aplikasi
Detail yang menohok: yang disembah sendiri bersaksi 'kami lalai terhadap penyembahan kalian', pemujaan diarahkan pada sesuatu yang bahkan tidak menyadari sedang dipuja. Konkretnya: menaruh pengabdian besar pada sesuatu yang bahkan tidak menyadari atau tidak peduli akan pengabdian itu adalah investasi emosional yang sia-sia, memeriksa apakah objek kekaguman/pengabdian benar-benar 'hadir' dan menyadari hubungan itu, atau hanya proyeksi satu arah yang tidak berbalas.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-f-y, a-l-h, sh-h-d, b-y-n, k-w-n, '-b-d, gh-f-l): kafaa bi-llaah shahiidan diterjemahkan 'cukuplah Allah sebagai saksi' (akar sh-h-d); ibaadatikum diterjemahkan 'penyembahan kalian' (akar '-b-d); ghaafiliin diterjemahkan 'lalai' (akar gh-f-l). gloss '(kepada kami)' dibuang.