أَوَلَا يَرَوْنَ أَنَّهُمْ يُفْتَنُونَ فِي كُلِّ عَامٍ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ لَا يَتُوبُونَ وَلَا هُمْ يَذَّكَّرُونَ

Tidakkah mereka memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, tetapi mereka tidak bertobat dan tidak mengambil pelajaran?

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. أَوَلَا يَرَوْنَ أَنَّهُمْ يُفْتَنُونَ فِي كُلِّ عَامٍ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ لَا يَتُوبُونَ وَلَا هُمْ يَذَّكَّرُونَa-wa-laa yarawna annahum yuftanuuna fii kulli aamin marratan aw marratayni tsumma laa yatuubuuna wa-laa hum yadzdzakkaruunatidakkah mereka memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, tetapi mereka tidak bertobat dan tidak mengambil pelajaran
Aplikasi

Kesempatan refleksi berulang ('diuji sekali atau dua kali setiap tahun') konsisten tidak dimanfaatkan, 'mereka tidak juga bertobat dan tidak pula mengambil pelajaran'. Konkretnya: kesempatan belajar dari pengalaman berulang (kesalahan yang sama terjadi lagi dan lagi) yang terus-menerus dilewatkan tanpa perubahan adalah pola yang layak diwaspadai pada diri sendiri, mengenali pola pengulangan yang tidak menghasilkan pembelajaran adalah langkah pertama memutus siklus itu.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini selaras utk sisi-hamba ('bertobat'); perubahan terjemahan ini hanya /perapian bila ada. Konvensi twb: hamba diterjemahkan 'bertobat', Allah diterjemahkan 'menyambut tobat', at-Tawwaab takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Pembeda akar q-b-l ('menerima' sungguhan) di 9:104/42:25/40:3.