اسْتَغْفِرْ لَهُمْ أَوْ لَا تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ إِنْ تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ سَبْعِينَ مَرَّةً فَلَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
Engkau memohonkan ampunan bagi mereka atau tidak memohonkan ampunan bagi mereka. Walaupun engkau memohonkan ampunan bagi mereka tujuh puluh kali, Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka. Demikian itu karena mereka kufur kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan Allah tidak akan memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- اسْتَغْفِرْ لَهُمْ أَوْ لَا تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ إِنْ تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ سَبْعِينَ مَرَّةً فَلَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَهُمْistaghfir lahum aw laa tastaghfir lahum in tastaghfir lahum sab'iina marratan fa-lan yaghfira llaahu lahumengkau memohonkan ampunan bagi mereka atau tidak memohonkan ampunan bagi mereka, walaupun engkau memohonkan ampunan bagi mereka tujuh puluh kali, Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka
- ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِdzaalika bi-annahum kafaruu billaahi wa-rasuulihidemikian itu karena mereka kufur kepada Allah dan Rasul-Nya
- وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَwa-llaahu laa yahdii l-qawma l-faasiqiinadan Allah tidak akan memberi petunjuk kepada kaum yang fasik
Aplikasi
Batas kekuatan syafaat/pembelaan disingkap: bahkan tujuh puluh kali permohonan ampun oleh figur paling mulia sekalipun tidak mengubah hasil, karena akar masalahnya (kufur yang aktif) belum berubah. Konkretnya: pembelaan atau bantuan orang lain (betapa pun tulus dan gigih) tidak bisa menggantikan perubahan nyata yang harus dilakukan oleh orang yang bersangkutan sendiri, mengandalkan orang lain untuk 'memperbaiki' situasi tanpa kesediaan mengubah diri sendiri adalah harapan yang keliru arah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…abi Muhammad) memohonkan ampunan bagi mereka atau tidak m…”. g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. Corpus ayat ini: «{sotagofiro, tanpa-al»; «tasotagofiro, tanpa-al»; «tasotagofiro, tanpa-al»; «yagofira, tanpa-al». istaghfara diterjemahkan 'memohon ampun' · ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf').