يَحْلِفُونَ بِاللَّهِ لَكُمْ لِيُرْضُوكُمْ وَاللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَقُّ أَنْ يُرْضُوهُ إِنْ كَانُوا مُؤْمِنِينَ

Mereka bersumpah kepada kalian dengan Allah untuk membuat kalian ridza, padahal Allah dan Rasul-Nya lebih berhak mereka buat ridza, jika mereka orang-orang beriman.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. يَحْلِفُونَ بِاللَّهِ لَكُمْ لِيُرْضُوكُمْ وَاللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَقُّ أَنْ يُرْضُوهُ إِنْ كَانُوا مُؤْمِنِينَyahlifuuna billaahi lakum li-yurduukum wa-llaahu wa-rasuuluhu ahaqqu an yurduuhu in kaanuu mu'miniinamereka bersumpah kepada kalian dengan Allah untuk membuat kalian ridza, padahal Allah dan Rasul-Nya lebih berhak mereka buat ridza, jika mereka orang-orang beriman
Aplikasi

Kesalahan prioritas yang disingkap: berusaha keras membuat manusia ridha (lewat sumpah), padahal 'Allah dan Rasul-Nya lebih berhak mereka buat ridha'. Konkretnya: memeriksa ke mana sebenarnya energi terbesar diarahkan untuk mendapat persetujuan, mengejar validasi manusia semata sambil mengabaikan keselarasan dengan nilai yang lebih tinggi adalah prioritas yang keliru, bahkan jika secara sosial tampak berhasil mendapat pengakuan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-l-f, a-l-h, r-d-w, r-s-l, h-q-q, k-w-n, a-m-n): yahlifuun diterjemahkan 'bersumpah' (akar h-l-f); yurduu diterjemahkan 'membuat ridha' (akar r-d-w); ahaqq diterjemahkan 'lebih berhak' (akar h-q-q). gloss '(orang-orang munafik)/(kaum muslim)/(raih)' dibuang.