لَوْ يَجِدُونَ مَلْجَأً أَوْ مَغَارَاتٍ أَوْ مُدَّخَلًا لَوَلَّوْا إِلَيْهِ وَهُمْ يَجْمَحُونَ

Sekiranya mereka menemukan tempat berlindung, atau gua-gua, atau lubang, tentu mereka berpaling ke sana dengan berlari kencang.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. لَوْ يَجِدُونَ مَلْجَأً أَوْ مَغَارَاتٍ أَوْ مُدَّخَلًا لَوَلَّوْا إِلَيْهِ وَهُمْ يَجْمَحُونَlaw yajiduuna malja'an aw maghaaraatin aw muddakhalan la-wallaw ilayhi wa-hum yajmahuunasekiranya mereka menemukan tempat berlindung, atau gua-gua, atau lubang, tentu mereka berpaling ke sana dengan berlari kencang
Aplikasi

Kerinduan tersembunyi tersingkap lewat skenario hipotetis: jika ada tempat pelarian, 'tentu mereka berpaling ke sana dengan berlari kencang', keinginan sejati terungkap saat ada alternatif yang memungkinkan pelarian. Konkretnya: keinginan/loyalitas sejati seseorang sering baru terungkap saat mereka diberi alternatif nyata untuk pergi, memperhatikan bagaimana seseorang bereaksi ketika ada 'jalan keluar' yang tersedia mengungkap komitmen mereka yang sesungguhnya, lebih jujur daripada kata-kata mereka saat tidak ada pilihan lain.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar w-j-d, l-j-a, gh-w-r, d-kh-l, w-l-y, j-m-h): malja' diterjemahkan 'tempat berlindung' (akar l-j-'); maghaaraat diterjemahkan 'gua-gua'; muddakhal diterjemahkan 'lubang (tempat masuk)' (akar d-kh-l); yajmahuun diterjemahkan 'berlari kencang (tak terkendali)' (akar j-m-h). gloss '(dalam tanah)/(lari)' dibuang.