عَفَا اللَّهُ عَنْكَ لِمَ أَذِنْتَ لَهُمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكَ الَّذِينَ صَدَقُوا وَتَعْلَمَ الْكَاذِبِينَ

Allah memaafkanmu. Mengapa engkau memberi izin kepada mereka sehingga jelas bagimu orang-orang yang berkata jujur dan sehingga engkau mengetahui orang-orang yang berdusta?

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. عَفَا اللَّهُ عَنْكَ لِمَ أَذِنْتَ لَهُمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكَ الَّذِينَ صَدَقُوا وَتَعْلَمَ الْكَاذِبِينَafaa llaahu anka lima adzinta lahum hattaa yatabayyana laka lladziina sadaquu wa-ta'lama l-kaadzibiinaAllah memaafkanmu, mengapa engkau memberi izin kepada mereka sehingga jelas bagimu orang-orang yang berkata jujur dan sehingga engkau mengetahui orang-orang yang berdusta
Aplikasi

Bahkan Nabi ditegur halus karena terlalu cepat memberi izin (pengecualian) tanpa dulu memastikan mana yang benar-benar berhalangan dan mana yang berdusta, kelonggaran yang diberikan tanpa verifikasi terlebih dahulu bisa jadi kekeliruan, meski niatnya baik. Konkretnya: memberi kelonggaran atau pengecualian kepada orang lain tanpa lebih dulu berusaha memastikan alasan mereka genuine (bukan sekadar percaya begitu saja) bisa jadi kebaikan yang keliru arah, kebaikan hati perlu diimbangi dengan usaha verifikasi yang wajar, bukan kepercayaan buta.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…Allah memaafkanmu (Nabi Muhammad). Mengapa…”. -f-w: 31/31 selaras; afuwwun ghafuur = komplementer hapus+tutup, bukan pengulangan. Corpus ayat ini: «EafaA, tanpa-al».