يَوْمَ يُحْمَىٰ عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَىٰ بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْ ۖ هَٰذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ فَذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُونَ
Pada hari ketika ia dipanaskan dalam api Jahanam, lalu disetrikakan dengannya dahi, lambung, dan punggung mereka, “Inilah apa yang kalian timbun untuk diri kalian; maka rasakanlah apa yang selama ini kalian timbun.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- يَوْمَ يُحْمَىٰ عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَىٰ بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْyawma yuhmaa alayhaa fii naari jahannama fa-tukwaa bihaa jibaahuhum wa-junuubuhum wa-zhuhuuruhumpada hari ketika ia dipanaskan dalam api Jahanam, lalu disetrikakan dengannya dahi, lambung, dan punggung mereka
- هَٰذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ فَذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُونَhaadzaa maa kanaztum li-anfusikum fa-dzuuquu maa kuntum taknizuunainilah apa yang kalian timbun untuk diri kalian, maka rasakanlah apa yang selama ini kalian timbun
Aplikasi
Gambaran menyakitkan (harta yang ditimbun justru ‘disetrikakan’ pada dahi, lambung, punggung mereka sendiri) menegaskan bahwa harta yang ditimbun tanpa fungsi sosial berbalik menjadi beban, bukan pelindung. Konkretnya: kekayaan yang hanya ditumpuk tanpa pernah dibagikan atau diproduktifkan pada akhirnya tidak melindungi pemiliknya, ia menjadi sumber penderitaan itu sendiri, gambaran keras bahwa hoarding murni adalah investasi pada penderitaan, bukan keamanan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar y-w-m, h-m-y, n-w-r, k-w-y, j-b-h, j-n-b, zh-h-r, k-n-z, n-f-s, dz-w-q, k-w-n): yuhmaa diterjemahkan 'dipanaskan' (akar h-m-y); tukwaa diterjemahkan 'disetrikakan/dibakar' (akar k-w-y); jibaah/junuub/zhuhuur diterjemahkan 'dahi/lambung/punggung'; kanaztum/taknizuun diterjemahkan 'menimbun' (akar k-n-z). gloss '(emas dan perak)/(seraya dikatakan)/(harta)/(tidak diinfakkan)' dibuang.