لَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ فِي مَوَاطِنَ كَثِيرَةٍ ۙ وَيَوْمَ حُنَيْنٍ ۙ إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنْكُمْ شَيْئًا وَضَاقَتْ عَلَيْكُمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ ثُمَّ وَلَّيْتُمْ مُدْبِرِينَ
Sungguh, Allah benar-benar telah menolong kalian di medan peperangan yang banyak, dan pada hari Hunain, ketika banyaknya jumlah kalian menakjubkan kalian. Maka jumlah kalian yang banyak tidak mencukupkan kalian sedikit pun, dan bumi yang luas terasa sempit bagi kalian, kemudian kalian lari berbalik ke belakang.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- لَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ فِي مَوَاطِنَ كَثِيرَةٍla-qad nasarakumu llaahu fii mawaatina katsiiratinsungguh, Allah benar-benar telah menolong kalian di medan peperangan yang banyak
- وَيَوْمَ حُنَيْنٍwa-yawma hunaynindan pada hari Hunain
- إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنْكُمْ شَيْئًا وَضَاقَتْ عَلَيْكُمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ ثُمَّ وَلَّيْتُمْ مُدْبِرِينَidz a'jabatkum katsratukum fa-lam tughni ankum shay'an wa-daaqat alaykumu l-ardu bimaa rahubat tsumma wallaytum mudbiriinaketika banyaknya jumlah kalian menakjubkan kalian, maka jumlah kalian yang banyak tidak mencukupkan kalian sedikit pun, dan bumi yang luas terasa sempit bagi kalian, kemudian kalian lari berbalik ke belakang
Aplikasi
Kekalahan awal di Hunain justru terjadi ketika jumlah besar pasukan membuat mereka takjub dan lengah, bukan karena jumlah kurang, melainkan karena bersandar pada jumlah itu sendiri yang kemudian terbukti tidak mencukupkan apa pun. Konkretnya: kepercayaan diri berlebihan yang bersumber dari besarnya sumber daya sering justru menjadi titik lengah yang fatal, jangan biarkan besarnya sumber daya menggantikan kewaspadaan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di belum diputuskan); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di belum diputuskan). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; He who has NO NEED of any one in any thing'; al-Mughnii = 'He who satisfies whom He will'. aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').