وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوبِهِمْ ۗ وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Dan menghilangkan kemarahan hati mereka. Dan Allah menyambut tobat siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah berilmu lagi penuh hikmah.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوبِهِمْwa-yudzhib ghayzha quluubihimdan menghilangkan kemarahan hati mereka
  2. وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُwa-yatuubu llaahu alaa man yashaa'udan Allah menyambut tobat siapa yang Dia kehendaki
  3. وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌwa-llaahu aliimun hakiimundan Allah berilmu lagi penuh hikmah
Aplikasi

Setelah keadilan ditegakkan, hasil yang diharapkan bukan balas dendam berkelanjutan melainkan hilangnya kemarahan dari hati, dan pintu tobat tetap terbuka bagi siapa saja yang dikehendaki Allah. Konkretnya: tujuan akhir penegakan keadilan bukan mempertahankan kebencian selamanya, melainkan meredakan kemarahan yang sah lalu membuka ruang rekonsiliasi bagi pihak yang benar-benar berubah.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain 'menerima tobat' diterjemahkan terjemahan ini 'menyambut tobat' (agensi aktif dipulihkan; crux 9:118 'taaba alayhim LI-YATUuBUu'). Konvensi twb: hamba diterjemahkan 'bertobat', Allah diterjemahkan 'menyambut tobat', at-Tawwaab takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Pembeda akar q-b-l ('menerima' sungguhan) di 9:104/42:25/40:3.