لَا يَرْقُبُونَ فِي مُؤْمِنٍ إِلًّا وَلَا ذِمَّةً ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُعْتَدُونَ
Mereka tidak memelihara terhadap orang beriman ikatan kekerabatan dan tidak pula perjanjian. Dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لَا يَرْقُبُونَ فِي مُؤْمِنٍ إِلًّا وَلَا ذِمَّةًlaa yarqubuuna fii mu'minin illan wa-laa dzimmatanmereka tidak memelihara terhadap orang beriman ikatan kekerabatan dan tidak pula perjanjian
- وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُعْتَدُونَwa-ulaa'ika humu l-mu'taduunadan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas
Aplikasi
Pola yang sama pada 9:8 diulang di sini terhadap orang beriman secara khusus: tidak menghormati ikatan kekerabatan maupun perjanjian adalah bentuk konkret ‘melampaui batas’, bukan sekadar label abstrak. Konkretnya: ukuran nyata seseorang melampaui batas bukan retorika kerasnya, melainkan kesediaannya mengkhianati ikatan keluarga dan kesepakatan demi kepentingan sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-q-b, a-m-n, a-l-l, dz-m-m, '-d-w): yarqubuun diterjemahkan 'memelihara' (akar r-q-b); mu'taduun diterjemahkan 'orang-orang yang melampaui batas' (akar '-d-w). gloss '(pula mengindahkan)' dibuang.