اشْتَرَوْا بِآيَاتِ اللَّهِ ثَمَنًا قَلِيلًا فَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِهِ ۚ إِنَّهُمْ سَاءَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Mereka menukarkan tanda-tanda Allah dengan harga yang murah, lalu mereka menghalangi dari jalan-Nya. Sesungguhnya sangat buruk apa yang selalu mereka kerjakan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. اشْتَرَوْا بِآيَاتِ اللَّهِ ثَمَنًا قَلِيلًا فَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِهِishtaraw bi-aayaati llaahi tsamanan qaliilan fa-sadduu an sabiilihimereka menukarkan tanda-tanda Allah dengan harga yang murah, lalu mereka menghalangi dari jalan-Nya
  2. إِنَّهُمْ سَاءَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَinnahum saa'a maa kaanuu ya'maluunasesungguhnya sangat buruk apa yang selalu mereka kerjakan
Aplikasi

Mereka menukar prinsip (‘tanda-tanda Allah’) dengan keuntungan kecil, lalu keuntungan sempit itu membuat mereka aktif menghalangi orang lain juga dari jalan yang benar. Konkretnya: mengorbankan prinsip demi keuntungan jangka pendek jarang berhenti di kerugian pribadi, orang yang sudah menjual integritasnya cenderung juga jadi penghalang bagi orang lain yang masih berpegang teguh, karena keberadaan mereka jadi pengingat yang tidak nyaman.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.