Ayat 9:1
بَرَاءَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Pemutusan tanggungan dari Allah dan Rasul-Nya kepada orang-orang musyrik yang kalian telah mengikat perjanjian dengan mereka.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- بَرَاءَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِينَbaraa'atun mina llaahi wa-rasuulihi ilaa lladziina aahadtum mina l-mushrikiinapemutusan tanggungan dari Allah dan Rasul-Nya kepada orang-orang musyrik yang kalian telah mengikat perjanjian dengan mereka
Aplikasi
Pemutusan perjanjian di sini dinyatakan secara terbuka (‘pemutusan tanggungan’/bara'ah) kepada pihak yang pernah mengikat janji, bukan pengkhianatan diam-diam atau serangan mendadak. Konkretnya: mengakhiri komitmen atau kerja sama, seburuk apa pun alasannya, sebaiknya dilakukan dengan pernyataan yang jelas dan terbuka, bukan dengan mengingkarinya secara sembunyi-sembunyi sementara pihak lain masih menganggap perjanjian berlaku.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar b-r-a, a-l-h, r-s-l, '-h-d, sh-r-k): baraa'ah diterjemahkan 'pemutusan tanggungan (pembebasan)' (akar b-r-'); aahadtum diterjemahkan 'kalian mengikat perjanjian' (akar '-h-d); mushrikiin diterjemahkan 'orang-orang musyrik' (akar sh-r-k). gloss '(Inilah pernyataan)/(Nabi Muhammad)/(untuk tidak saling berperang)' dibuang.
Ayat 9:2
فَسِيحُوا فِي الْأَرْضِ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِ ۙ وَأَنَّ اللَّهَ مُخْزِي الْكَافِرِينَ
Berjalanlah kalian di bumi selama empat bulan, dan ketahuilah bahwa kalian tidak dapat melemahkan Allah. Dan sesungguhnya Allah menghinakan orang-orang yang kufur.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَسِيحُوا فِي الْأَرْضِ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِfa-siihuu fii l-ardi arba'ata ashhurin wa-lamuu annakum ghayru mu'jizii llaahiberjalanlah kalian di bumi selama empat bulan, dan ketahuilah bahwa kalian tidak dapat melemahkan Allah
- وَأَنَّ اللَّهَ مُخْزِي الْكَافِرِينَwa-anna llaaha mukhzii l-kaafiriinadan sesungguhnya Allah menghinakan orang-orang yang kufur
Aplikasi
Sebelum konsekuensi dijatuhkan, ada masa tenggang eksplisit empat bulan yang diberikan, bukan pembalasan seketika. Konkretnya: sebelum memutuskan hubungan atau menjatuhkan sanksi atas pelanggaran, beri peringatan dan tenggang waktu yang jelas; keadilan menuntut proses yang memberi kesempatan pihak lain menyesuaikan diri, bukan tindakan tiba-tiba.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP); lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).
Ayat 9:3
وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ أَنَّ اللَّهَ بَرِيءٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ ۙ وَرَسُولُهُ ۚ فَإِنْ تُبْتُمْ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِ ۗ وَبَشِّرِ الَّذِينَ كَفَرُوا بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
Dan suatu maklumat dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar, bahwa sesungguhnya Allah berlepas diri dari orang-orang musyrik, dan Rasul-Nya pun demikian. Maka jika kalian bertobat, itu lebih baik bagi kalian. Dan jika kalian berpaling, ketahuilah bahwa kalian tidak dapat melemahkan Allah. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang kufur akan azab yang pedih.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ أَنَّ اللَّهَ بَرِيءٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَwa-adzaanun mina llaahi wa-rasuulihi ilaa n-naasi yawma l-hajji l-akbari anna llaaha barii'un mina l-mushrikiinadan suatu maklumat dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar, bahwa sesungguhnya Allah berlepas diri dari orang-orang musyrik
- وَرَسُولُهُwa-rasuuluhudan Rasul-Nya pun demikian
- فَإِنْ تُبْتُمْ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْfa-in tubtum fa-huwa khayrun lakummaka jika kalian bertobat, itu lebih baik bagi kalian
- وَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِwa-in tawallaytum fa-lamuu annakum ghayru mu'jizii llaahidan jika kalian berpaling, ketahuilah bahwa kalian tidak dapat melemahkan Allah
- وَبَشِّرِ الَّذِينَ كَفَرُوا بِعَذَابٍ أَلِيمٍwa-bashshiri lladziina kafaruu bi-adzaabin aliimindan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang kufur akan azab yang pedih
Aplikasi
Pemutusan hubungan ini diumumkan secara terbuka pada hari yang paling ramai (haji akbar), dan jalan tobat tetap dibuka sampai saat-saat terakhir (‘jika kalian bertobat, itu lebih baik’). Konkretnya: bahkan ketika menegakkan konsekuensi tegas, pintu perbaikan sebaiknya tetap terbuka selama mungkin, transparansi dan kesempatan berubah bukan tanda kelemahan, melainkan bagian dari keadilan itu sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini selaras utk sisi-hamba ('bertobat'); perubahan terjemahan ini hanya /perapian bila ada. Konvensi twb: hamba diterjemahkan 'bertobat', Allah diterjemahkan 'menyambut tobat', at-Tawwaab takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Pembeda akar q-b-l ('menerima' sungguhan) di 9:104/42:25/40:3. taaba llaahu alayhi = tindakan AKTIF Allah, 'returned to forgiveness… disposed him to repentance'; 'accepted his repentance' hanya glos tafsir Jalaalayn).
Ayat 9:4
إِلَّا الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِينَ ثُمَّ لَمْ يَنْقُصُوكُمْ شَيْئًا وَلَمْ يُظَاهِرُوا عَلَيْكُمْ أَحَدًا فَأَتِمُّوا إِلَيْهِمْ عَهْدَهُمْ إِلَىٰ مُدَّتِهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ
Kecuali orang-orang musyrik yang telah mengadakan perjanjian dengan kalian, kemudian mereka sedikit pun tidak mengurangi dan tidak pula mereka membantu seseorang pun yang memusuhi kalian, maka penuhilah perjanjian mereka sampai batas waktu mereka. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِلَّا الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِينَ ثُمَّ لَمْ يَنْقُصُوكُمْ شَيْئًا وَلَمْ يُظَاهِرُوا عَلَيْكُمْ أَحَدًا فَأَتِمُّوا إِلَيْهِمْ عَهْدَهُمْ إِلَىٰ مُدَّتِهِمْillaa lladziina aahadtum mina l-mushrikiina tsumma lam yanqusuukum shay'an wa-lam yuzhaahiruu alaykum ahadan fa-atimmuu ilayhim ahdahum ilaa muddatihimkecuali orang-orang musyrik yang telah mengadakan perjanjian dengan kalian, kemudian mereka sedikit pun tidak mengurangi dan tidak pula mereka membantu seseorang pun yang memusuhi kalian, maka penuhilah perjanjian mereka sampai batas waktu mereka
- إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَinna llaaha yuhibbu l-muttaqiinasesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa
Aplikasi
Kebijakan umum memutus perjanjian punya pengecualian tegas bagi mereka yang benar-benar menepati janji dan tidak berkhianat, janji kepada mereka harus dipenuhi sampai batas waktunya. Konkretnya: kebijakan kolektif tidak boleh menghukum pihak yang justru menepati komitmennya; keadilan menuntut membedakan individu yang jujur dari yang berkhianat, bukan menyamaratakan hukuman untuk semua.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji pemakaian diteruskan. h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).