وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ يَتَوَفَّى الَّذِينَ كَفَرُوا ۙ الْمَلَائِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَارَهُمْ وَذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ

Dan sekiranya engkau melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kufur, memukul wajah-wajah dan punggung-punggung mereka, “Rasakanlah azab yang membakar!”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ يَتَوَفَّى الَّذِينَ كَفَرُواwa-law taraa idz yatawaffaa lladziina kafaruudan sekiranya engkau melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kufur
  2. الْمَلَائِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَارَهُمْ وَذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِl-malaa'ikatu yadribuuna wujuuhahum wa-adbaarahum wa-dzuuquu adzaaba l-hariiqipara malaikat itu memukul wajah-wajah dan punggung-punggung mereka, rasakanlah azab yang membakar
Aplikasi

Konsekuensi yang digambarkan terkait erat dengan tindakan spesifik yang dilakukan, bukan hukuman sewenang-wenang, melainkan hasil yang mengikuti pola tindakan yang sudah berlangsung. Konkretnya: memahami konsekuensi berat sebagai hasil yang mengikuti pola tindakan tertentu (bukan nasib acak) mendorong kesadaran tentang bagaimana tindakan sekarang membentuk apa yang akan dialami kemudian, pola sebab-akibat ini berlaku dalam skala yang jauh lebih luas daripada konteks spesifik kisah ini.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-a-y, w-f-y, k-f-r, m-l-k, d-r-b, w-j-h, d-b-r, dz-w-q, '-dz-b, h-r-q): yatawaffaa diterjemahkan 'mencabut nyawa' (akar w-f-y); yadribuun diterjemahkan 'memukul' (akar d-r-b); wujuuh diterjemahkan 'wajah-wajah' (akar w-j-h WJH, harfiah); hariiq diterjemahkan 'yang membakar' (akar h-r-q). gloss '(dan berkata)/(niscaya engkau saksikan…)' dibuang.