قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ يَنْتَهُوا يُغْفَرْ لَهُمْ مَا قَدْ سَلَفَ وَإِنْ يَعُودُوا فَقَدْ مَضَتْ سُنَّتُ الْأَوَّلِينَ
Katakanlah kepada orang-orang yang kufur, “Jika mereka berhenti, niscaya akan diampuni bagi mereka apa yang telah berlalu. Dan jika mereka kembali, maka sungguh telah berlaku ketetapan orang-orang terdahulu.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ يَنْتَهُوا يُغْفَرْ لَهُمْ مَا قَدْ سَلَفَ وَإِنْ يَعُودُوا فَقَدْ مَضَتْ سُنَّتُ الْأَوَّلِينَqul li-lladziina kafaruu in yantahuu yughfar lahum maa qad salafa wa-in ya'uuduu fa-qad madat sunnatu l-awwaliinakatakanlah kepada orang-orang yang kufur, jika mereka berhenti, niscaya akan diampuni bagi mereka apa yang telah berlalu, dan jika mereka kembali, maka sungguh telah berlaku ketetapan orang-orang terdahulu
Aplikasi
Pintu pengampunan dikaitkan langsung dengan penghentian nyata: 'jika mereka berhenti, niscaya akan diampuni dosa-dosa mereka yang telah lalu', bukan sekadar penyesalan verbal, melainkan perubahan perilaku aktual yang membuka jalan kembali. Konkretnya: memulihkan hubungan atau memperbaiki kesalahan besar membutuhkan penghentian nyata dari perilaku yang bermasalah (bukan sekadar kata maaf tanpa perubahan), kesediaan benar-benar berhenti adalah syarat yang lebih penting daripada permintaan maaf itu sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan). g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. Corpus ayat ini: «yugofaro, tanpa-al». ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf').