وَمَا جَعَلَهُ اللَّهُ إِلَّا بُشْرَىٰ وَلِتَطْمَئِنَّ بِهِ قُلُوبُكُمْ ۚ وَمَا النَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
Dan Allah tidak menjadikannya kecuali sebagai kabar gembira, dan agar hati kalian menjadi tenteram karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah digdaya lagi penuh hikmah.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَمَا جَعَلَهُ اللَّهُ إِلَّا بُشْرَىٰ وَلِتَطْمَئِنَّ بِهِ قُلُوبُكُمْwa-maa ja'alahu llaahu illaa bushraa wa-li-tatma'inna bihi quluubukumdan Allah tidak menjadikannya kecuali sebagai kabar gembira, dan agar hati kalian menjadi tenteram karenanya
- وَمَا النَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِنْدِ اللَّهِwa-maa n-nasru illaa min indi llaahidan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah
- إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌinna llaaha aziizun hakiimunsesungguhnya Allah digdaya lagi penuh hikmah
Aplikasi
Bantuan yang diberikan secara eksplisit disebut fungsinya bukan sekadar kekuatan tambahan, melainkan 'kabar gembira dan agar hati kalian menjadi tenteram', dampak psikologis (ketenangan) dinyatakan sama pentingnya dengan dampak fungsional. Konkretnya: dukungan yang diterima saat krisis (dari orang lain, sumber daya tambahan) sering bernilai lebih besar dari efek ketenangan yang diberikannya daripada sekadar kontribusi materialnya, mengenali nilai psikologis dari dukungan (bukan hanya nilai fungsionalnya) membantu menghargainya secara lebih utuh.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan perkasa diterjemahkan 'digdaya' (indefinit corpus, tanpa 'Maha') + (kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP); pasangan formula (hakiim/'aliim/hamiid dst.) belum dibedah, terjemahan terjemahan lain-nya dipertahankan sementara. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.