وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۚ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Jika setan benar-benar menggodamu dengan halus, berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Dia mendengar lagi berilmu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِwa-immaa yanzaghannaka mina sh-shaytaani nazghun fa-sta'idz billaahijika setan benar-benar menggodamu dengan halus, berlindunglah kepada Allah
- إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌinnahu samii'un aliimunsesungguhnya Dia mendengar lagi berilmu
Aplikasi
Respons praktis dan segera terhadap godaan halus: 'berlindunglah kepada Allah', bukan menganalisis godaan berkepanjangan, melainkan tindakan langsung mencari perlindungan. Konkretnya: saat merasakan dorongan halus menuju tindakan yang salah, respons yang efektif sering bukan menganalisis dorongan itu secara mendalam (yang bisa memperkuatnya), melainkan segera mengalihkan diri lewat tindakan konkret (berdoa, mengubah lingkungan, mencari pengalih perhatian yang positif).
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').