وَإِذْ أَنْجَيْنَاكُمْ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوءَ الْعَذَابِ ۖ يُقَتِّلُونَ أَبْنَاءَكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَاءَكُمْ ۚ وَفِي ذَٰلِكُمْ بَلَاءٌ مِنْ رَبِّكُمْ عَظِيمٌ

Dan ingatlah ketika Kami menyelamatkan kalian dari keluarga Firaun yang menimpakan kepada kalian seburuk-buruk azab. Mereka membunuh anak-anak lelaki kalian dan membiarkan hidup perempuan-perempuan kalian. Dan pada yang demikian itu terdapat cobaan yang agung dari Tuhan kalian.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَإِذْ أَنْجَيْنَاكُمْ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوءَ الْعَذَابِwa-idz anjaynaakum min aali fir'awna yasuumuunakum suu'a l-adzaabidan ingatlah ketika Kami menyelamatkan kalian dari keluarga Firaun yang menimpakan kepada kalian seburuk-buruk azab
  2. يُقَتِّلُونَ أَبْنَاءَكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَاءَكُمْyuqattiluuna abnaa'akum wa-yastahyuuna nisaa'akummereka membunuh anak-anak lelaki kalian dan membiarkan hidup perempuan-perempuan kalian
  3. وَفِي ذَٰلِكُمْ بَلَاءٌ مِنْ رَبِّكُمْ عَظِيمٌwa-fii dzaalikum balaa'un min rabbikum azhiimundan pada yang demikian itu terdapat cobaan yang agung dari Tuhan kalian
Aplikasi

Penderitaan yang mereka alami (pembunuhan anak-anak) dibingkai ulang sebagai 'cobaan yang agung dari Tuhan kalian', bukan sekadar kekejaman tanpa makna, melainkan pengalaman berat yang punya bobot dan tujuan dalam perjalanan mereka. Konkretnya: penderitaan berat yang pernah dialami di masa lalu bisa dimaknai ulang, setelah dilalui, sebagai bagian dari pembentukan yang berbobot (bukan sekadar nasib buruk kosong), reframing semacam ini tidak menghapus rasa sakitnya, tapi membantu menemukan makna dari apa yang telah dilalui.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.