قَالَ فِرْعَوْنُ آمَنْتُمْ بِهِ قَبْلَ أَنْ آذَنَ لَكُمْ ۖ إِنَّ هَٰذَا لَمَكْرٌ مَكَرْتُمُوهُ فِي الْمَدِينَةِ لِتُخْرِجُوا مِنْهَا أَهْلَهَا ۖ فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ

Firaun berkata, “Kalian telah beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepada kalian! Sesungguhnya ini benar-benar tipu muslihat yang telah kalian rencanakan di kota ini untuk mengusir penduduknya. Kelak kalian akan mengetahui.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. قَالَ فِرْعَوْنُ آمَنْتُمْ بِهِ قَبْلَ أَنْ آذَنَ لَكُمْqaala fir'awnu aamantum bihi qabla an aadzana lakumFiraun berkata, kalian telah beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepada kalian
  2. إِنَّ هَٰذَا لَمَكْرٌ مَكَرْتُمُوهُ فِي الْمَدِينَةِ لِتُخْرِجُوا مِنْهَا أَهْلَهَاinna haadzaa la-makrun makartumuuhu fi l-madiinati li-tukhrijuu minhaa ahlahaasesungguhnya ini benar-benar tipu muslihat yang telah kalian rencanakan di kota ini untuk mengusir penduduknya
  3. فَسَوْفَ تَعْلَمُونَfa-sawfa ta'lamuunakelak kalian akan mengetahui
Aplikasi

Reaksi Fir'aun menolak menerima bahwa rakyatnya bisa punya keyakinan otentik dan independen, ia justru menuduhnya sebagai 'tipu muslihat yang direncanakan'. Konkretnya: penguasa/otoritas yang tidak bisa menerima bahwa orang di bawah kendalinya bisa memiliki keyakinan otentik dan independen (dan malah selalu mencari 'konspirasi' di baliknya) menunjukkan pola pikir yang tidak sehat dalam memegang kekuasaan, kecurigaan berlebihan terhadap perubahan pikiran orang lain sering mencerminkan ketidakamanan penguasa itu sendiri, bukan bukti nyata adanya plot.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP); lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).