حَقِيقٌ عَلَىٰ أَنْ لَا أَقُولَ عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّ ۚ قَدْ جِئْتُكُمْ بِبَيِّنَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ فَأَرْسِلْ مَعِيَ بَنِي إِسْرَائِيلَ
Berkewajiban atasku untuk tidak mengatakan atas Allah kecuali kebenaran. Sungguh aku datang kepada kalian dengan bukti yang nyata dari Tuhan kalian, maka lepaskanlah Bani Israil bersamaku.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- حَقِيقٌ عَلَىٰ أَنْ لَا أَقُولَ عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّhaqiiqun alaa an laa aquula alaa llaahi illaa l-haqqaberkewajiban atasku untuk tidak mengatakan atas Allah kecuali kebenaran
- قَدْ جِئْتُكُمْ بِبَيِّنَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ فَأَرْسِلْ مَعِيَ بَنِي إِسْرَائِيلَqad ji'tukum bi-bayyinatin min rabbikum fa-arsil ma'iya banii israa'iilasungguh aku datang kepada kalian dengan bukti yang nyata dari Tuhan kalian, maka lepaskanlah Bani Israil bersamaku
Aplikasi
Musa menetapkan kewajiban pribadi eksplisit: 'tidak mengatakan atas Allah kecuali kebenaran', disiplin diri dalam ketepatan ucapan saat mewakili sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri. Konkretnya: siapa pun yang berbicara atas nama sesuatu yang lebih besar (institusi, prinsip, komunitas) memikul kewajiban ekstra untuk akurasi dan kejujuran dalam ucapannya, standar ketepatan bicara perlu lebih tinggi saat mewakili sesuatu di luar diri sendiri, bukan disamakan dengan opini pribadi biasa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar h-q-q, q-w-l, a-l-h, j-y-a, b-y-n, r-b-b, r-s-l, b-n-y): haqiiq diterjemahkan 'berkewajiban/patut' (akar h-q-q); al-haqq diterjemahkan 'kebenaran'; bayyinah diterjemahkan 'bukti nyata' (akar b-y-n). gloss '(sesuatu)/(pergi)' dibuang.