Ayat 7:104

وَقَالَ مُوسَىٰ يَا فِرْعَوْنُ إِنِّي رَسُولٌ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Musa berkata, “Wahai Firaun, sesungguhnya aku adalah rasul dari Tuhan seisi alam.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَقَالَ مُوسَىٰ يَا فِرْعَوْنُ إِنِّي رَسُولٌ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِينَwa-qaala muusaa yaa fir'awnu innii rasuulun min rabbi l-aalamiinadan Musa berkata, wahai Firaun, sesungguhnya aku adalah rasul dari Tuhan seisi alam
Aplikasi

Musa membuka dengan pernyataan langsung dan sederhana di hadapan penguasa terkuat pada masanya: 'aku adalah seorang utusan dari Tuhan seisi alam', tidak ada tanda gentar meski menghadapi kekuasaan tertinggi di dunia saat itu. Konkretnya: menyampaikan kebenaran kepada figur berkuasa tidak memerlukan basa-basi berlebihan atau rasa minder, kejelasan dan keteguhan dalam menyatakan posisi diri, bahkan di hadapan otoritas terbesar sekalipun, adalah sikap yang dicontohkan di sini.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (terjemahan lain: semesta/seluruh alam, diseragamkan); sebutan pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU terjemahan; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = kata serapan aalam). Bandingkan 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. jamak aalamuun = 'the SORTS of created beings… it has this form because it INCLUDES MANKIND'.

Ayat 7:105

حَقِيقٌ عَلَىٰ أَنْ لَا أَقُولَ عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّ ۚ قَدْ جِئْتُكُمْ بِبَيِّنَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ فَأَرْسِلْ مَعِيَ بَنِي إِسْرَائِيلَ

Berkewajiban atasku untuk tidak mengatakan atas Allah kecuali kebenaran. Sungguh aku datang kepada kalian dengan bukti yang nyata dari Tuhan kalian, maka lepaskanlah Bani Israil bersamaku.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. حَقِيقٌ عَلَىٰ أَنْ لَا أَقُولَ عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّhaqiiqun alaa an laa aquula alaa llaahi illaa l-haqqaberkewajiban atasku untuk tidak mengatakan atas Allah kecuali kebenaran
  2. قَدْ جِئْتُكُمْ بِبَيِّنَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ فَأَرْسِلْ مَعِيَ بَنِي إِسْرَائِيلَqad ji'tukum bi-bayyinatin min rabbikum fa-arsil ma'iya banii israa'iilasungguh aku datang kepada kalian dengan bukti yang nyata dari Tuhan kalian, maka lepaskanlah Bani Israil bersamaku
Aplikasi

Musa menetapkan kewajiban pribadi eksplisit: 'tidak mengatakan atas Allah kecuali kebenaran', disiplin diri dalam ketepatan ucapan saat mewakili sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri. Konkretnya: siapa pun yang berbicara atas nama sesuatu yang lebih besar (institusi, prinsip, komunitas) memikul kewajiban ekstra untuk akurasi dan kejujuran dalam ucapannya, standar ketepatan bicara perlu lebih tinggi saat mewakili sesuatu di luar diri sendiri, bukan disamakan dengan opini pribadi biasa.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-q-q, q-w-l, a-l-h, j-y-a, b-y-n, r-b-b, r-s-l, b-n-y): haqiiq diterjemahkan 'berkewajiban/patut' (akar h-q-q); al-haqq diterjemahkan 'kebenaran'; bayyinah diterjemahkan 'bukti nyata' (akar b-y-n). gloss '(sesuatu)/(pergi)' dibuang.