قَالَ يَا قَوْمِ لَيْسَ بِي ضَلَالَةٌ وَلَٰكِنِّي رَسُولٌ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Ia berkata, “Wahai kaumku, tidak ada padaku kesesatan, tetapi aku adalah rasul dari Tuhan seisi alam.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قَالَ يَا قَوْمِ لَيْسَ بِي ضَلَالَةٌ وَلَٰكِنِّي رَسُولٌ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِينَqaala yaa qawmi laysa bii dalaalatun wa-laakinnii rasuulun min rabbi l-aalamiinaia berkata, wahai kaumku, tidak ada padaku kesesatan, tetapi aku adalah rasul dari Tuhan seisi alam
Aplikasi
Respons Nuh tenang dan langsung: 'tidak ada padaku kesesatan sedikit pun, tetapi aku adalah rasul', ia tidak berdebat panjang atau membalas tuduhan dengan emosi, hanya menegaskan kembali posisinya secara jernih. Konkretnya: menghadapi tuduhan tidak berdasar tidak selalu memerlukan pembelaan panjang dan emosional, kadang menyatakan kembali fakta/posisi diri secara singkat dan tenang (tanpa terpancing eskalasi) adalah respons yang lebih efektif dan bermartabat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (terjemahan lain: semesta/seluruh alam, diseragamkan); sebutan pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU terjemahan; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = kata serapan aalam). Bandingkan 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. jamak aalamuun = 'the SORTS of created beings… it has this form because it INCLUDES MANKIND'.