قَالَ الْمَلَأُ مِنْ قَوْمِهِ إِنَّا لَنَرَاكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ
Para pemuka dari kaumnya berkata, “Sesungguhnya kami benar-benar melihatmu dalam kesesatan yang nyata.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قَالَ الْمَلَأُ مِنْ قَوْمِهِ إِنَّا لَنَرَاكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍqaala l-mala'u min qawmihi innaa la-naraaka fii dalaalin mubiininpara pemuka dari kaumnya berkata, sesungguhnya kami benar-benar melihatmu dalam kesesatan yang nyata
Aplikasi
Respons pertama para pemuka kaum terhadap Nuh adalah tuduhan balik: 'kami benar-benar melihatmu dalam kesesatan yang nyata', pola berulang di mana pembawa kebenaran justru dituduh sebagai pihak yang sesat oleh mereka yang berkuasa. Konkretnya: saat menyampaikan sesuatu yang menantang status quo, ekspektasikan kemungkinan dituduh balik sebagai pihak yang keliru oleh mereka yang diuntungkan status quo tersebut, pola tuduhan-balik ini adalah reaksi umum, bukan bukti bahwa pesan yang disampaikan benar-benar salah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, m-l-a, q-w-m, r-a-y, d-l-l, b-y-n): al-mala' diterjemahkan 'para pemuka'; dalaal mubiin diterjemahkan 'kesesatan yang nyata' (akar d-l-l putaran 78). (Ucapan kaum Nuh.)