إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ ۗ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ

Sesungguhnya Tuhan kalian adalah Allah, yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutupkan malam pada siang yang mengikutinya dengan cepat; dan matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk pada perintah-Nya. Ingatlah! Hanya milik-Nyalah penciptaan dan urusan. Berkahlah Allah, Tuhan seisi alam.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِinna rabbakumu llaahu lladzii khalaqa s-samaawaati wa-l-arda fii sittati ayyaamin tsumma stawaa alaa l-arshi yughshii l-layla n-nahaara yatlubuhu hatsiitsan wa-sh-shamsa wa-l-qamara wa-n-nujuuma musakhkharaatin bi-amrihisesungguhnya Tuhan kalian adalah Allah, yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy, Dia menutupkan malam pada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk pada perintah-Nya
  2. أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُalaa lahu l-khalqu wa-l-amruingatlah, hanya milik-Nyalah penciptaan dan urusan
  3. تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَtabaaraka llaahu rabbu l-aalamiinaberkahlah Allah, Tuhan seisi alam
Aplikasi

Penciptaan digambarkan berproses 'dalam enam masa' (bukan instan), dengan malam-siang yang saling mengejar 'dengan cepat', dan benda-benda langit yang 'tunduk pada perintah-Nya', gambaran sistem yang terstruktur, bertahap, dan taat pada aturan, bukan kekacauan acak. Konkretnya: proses besar yang bermakna (baik penciptaan alam maupun pencapaian dalam hidup) secara alami berlangsung bertahap dan terstruktur, bukan instan, menghargai proses bertahap ini (bukan menuntut hasil instan) selaras dengan pola yang tergambar dalam skala penciptaan itu sendiri.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

inna rabbaKUM = 2MP diterjemahkan 'Tuhan kalian' (terjemahan lain 'Tuhanmu' menyembunyikan jamak). Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU terjemahan; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = kata serapan aalam). Bandingkan 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. jamak aalamuun = 'the SORTS of created beings… it has this form because it INCLUDES MANKIND'.