قُلْ إِنَّنِي هَدَانِي رَبِّي إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ دِينًا قِيَمًا مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۚ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Katakanlah, “Sesungguhnya Tuhanku telah membimbingku ke jalan yang lurus, pertanggungjawaban yang lurus, millah Ibrahim yang hanif, dan dia tidak termasuk orang-orang musyrik.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قُلْ إِنَّنِي هَدَانِي رَبِّي إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ دِينًا قِيَمًا مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًاqul innanii hadaanii rabbii ilaa siraatin mustaqiimin diinan qiyaman millata ibraahiima haniifankatakanlah, sesungguhnya Tuhanku telah membimbingku ke jalan yang lurus, pertanggungjawaban yang lurus, millah Ibrahim yang hanif
  2. وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَwa-maa kaana mina l-mushrikiinadan dia tidak termasuk orang-orang musyrik
Aplikasi

Nabi menyebut jalannya sebagai kelanjutan langsung dari 'millah Ibrahim yang lurus', orientasi hidup yang sama, hasil pencarian Ibrahim yang panjang (6:74-79), diwariskan dan dilanjutkan lintas generasi. Konkretnya: menyadari bahwa prinsip hidup yang dipegang seseorang sering merupakan kelanjutan dari pencarian panjang orang-orang sebelumnya (bukan penemuan yang berdiri sendiri) memberi rasa kesinambungan dan kerendahan hati, nilai yang dipegang hari ini adalah bagian dari rantai panjang, bukan sekadar preferensi pribadi yang terisolasi.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain merender diin di sini sbg 'agama'. terjemahan ini menyeragamkan ke 'pertanggungjawaban' lintas 87 ayat akar diin. Rollout kelompok (b) akar diin. Penyeragaman 'pertanggungjawaban' menegakkan Prinsip #1 (konsistensi leksikal) & menyanggah reduksi 'agama=institusi'. PASS: berbasis terjemahan lain edisi terkini dgn kata diin ditukar; penyelarasan ulang kau/engkau/kalian menyusul. ' akar d-y-n (dyn), sense 'agama/cara-hidup/doktrin'. Diverifikasi corpus Leeds (root dyn). Konvensi terjemahan ini: diin diterjemahkan 'pertanggungjawaban' (kata payung; definisi-jangkar & entri kanonik 1:4).