أَنْ تَقُولُوا إِنَّمَا أُنْزِلَ الْكِتَابُ عَلَىٰ طَائِفَتَيْنِ مِنْ قَبْلِنَا وَإِنْ كُنَّا عَنْ دِرَاسَتِهِمْ لَغَافِلِينَ
agar kalian tidak berkata, “Kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan sebelum kami, dan sesungguhnya kami memang lalai dari kajian mereka,”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- أَنْ تَقُولُوا إِنَّمَا أُنْزِلَ الْكِتَابُ عَلَىٰ طَائِفَتَيْنِ مِنْ قَبْلِنَا وَإِنْ كُنَّا عَنْ دِرَاسَتِهِمْ لَغَافِلِينَan taquuluu innamaa unzila l-kitaabu alaa taa'ifatayni min qablinaa wa-in kunnaa an diraasatihim laghaafiliinaagar kalian tidak berkata, kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan sebelum kami, dan sesungguhnya kami memang lalai dari kajian mereka
Aplikasi
Ayat ini secara khusus menutup alasan 'itu bukan tradisi/kitab kami, jadi kami wajar tidak tahu', dalih membebaskan diri dari tanggung jawab dengan menunjuk pada keterbatasan warisan budaya sendiri. Konkretnya: alasan 'itu bukan bagian dari latar belakang/budaya saya' untuk menghindari tanggung jawab terhadap kebenaran yang sudah tersedia dan bisa diakses adalah dalih yang lemah, akses yang tersedia menghapus pembenaran ketidaktahuan yang dipilih sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, n-z-l, k-t-b, t-w-f, q-b-l, k-w-n, d-r-s, gh-f-l): taa'ifatayn diterjemahkan 'dua golongan'; diraasah diterjemahkan 'kajian/pelajaran' (akar d-r-s); ghaafiliin diterjemahkan 'lalai' (akar gh-f-l). gloss '(Kami turunkan Al-Qur'an itu)/(tidak)/(Yahudi dan Nasrani)' dibuang.