وَكَذَٰلِكَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ وَلِيَقُولُوا دَرَسْتَ وَلِنُبَيِّنَهُ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
Demikianlah Kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda, dan agar mereka berkata, “Engkau telah mempelajarinya,” dan agar Kami menjelaskannya kepada kaum yang mengetahui.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَكَذَٰلِكَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ وَلِيَقُولُوا دَرَسْتَ وَلِنُبَيِّنَهُ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَwa-kadzaalika nusarrifu l-aayaati wa-li-yaquuluu darasta wa-li-nubayyinahu li-qawmin ya'lamuunadan demikianlah Kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda, dan agar mereka berkata, engkau telah mempelajarinya, dan agar Kami menjelaskannya kepada kaum yang mengetahui
Aplikasi
Penjelasan berulang yang sama menghasilkan dua reaksi berlawanan: sebagian menuduh 'Engkau telah mempelajari (dari orang lain)', sementara kaum yang mengetahui justru mendapat kejelasan darinya, input yang identik, hasil yang berbeda tergantung kesiapan menerima. Konkretnya: saat menyampaikan penjelasan yang sama kepada berbagai orang menghasilkan reaksi yang sangat berbeda (sebagian menerima, sebagian mencari alasan menolak), itu wajar dan bukan tanda penjelasannya kurang, perbedaan hasil sering terletak pada kesiapan penerima, bukan kualitas penjelasan itu sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.