وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا يَمَسُّهُمُ الْعَذَابُ بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَ
Dan orang-orang yang mendustakan tanda-tanda Kami akan ditimpa azab karena mereka selalu berbuat fasik.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا يَمَسُّهُمُ الْعَذَابُ بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَwa-lladziina kadzdzabuu bi-aayaatinaa yamassuhumu l-adzaabu bimaa kaanuu yafsuquunadan orang-orang yang mendustakan tanda-tanda Kami akan ditimpa azab karena mereka selalu berbuat fasik
Aplikasi
Sebab azab yang disebutkan bukan 'ketidaktahuan' tapi 'fisq' (kefasikan/pembangkangan sadar), konsekuensi terkait langsung dengan pembangkangan yang disengaja, bukan kesalahan yang tidak disengaja. Konkretnya: bedakan dengan jelas antara kesalahan karena belum tahu (perlu diberi informasi) dan pembangkangan sadar terhadap yang sudah diketahui (perlu ditangani berbeda), menyamaratakan keduanya keliru menilai keadaan orang lain maupun diri sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.