وَلَقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِنْ قَبْلِكَ فَحَاقَ بِالَّذِينَ سَخِرُوا مِنْهُمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ

Dan sungguh rasul-rasul sebelummu telah diperolok-olokkan, maka menimpa orang-orang yang mencemooh mereka apa yang selalu mereka olok-olokkan.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَلَقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِنْ قَبْلِكَ فَحَاقَ بِالَّذِينَ سَخِرُوا مِنْهُمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَwa-la-qadi stuhzi'a bi-rusulin min qablika fa-haaqa bi-lladziina sakhiruu minhum maa kaanuu bihi yastahzi'uunadan sungguh rasul-rasul sebelummu telah diperolok-olokkan, maka menimpa orang-orang yang mencemooh mereka apa yang selalu mereka olok-olokkan
Aplikasi

Pola historis: rasul-rasul terdahulu juga diperolok, dan justru hal yang mereka olok-olok itulah yang akhirnya menimpa mereka sendiri, pengulangan pola ini melintasi generasi menunjukkan bukan kebetulan. Konkretnya: mengejek peringatan serius jarang berakhir tanpa konsekuensi bagi si pengejek, sebelum menertawakan sebuah peringatan, pertimbangkan pola berulang ini sebagai alasan untuk memeriksa lebih dulu, bukan menolak refleks.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-z-a, r-s-l, q-b-l, h-y-q, s-kh-r, k-w-n): haaqa diterjemahkan 'menimpa/mengepung' (akar h-y-q); sakhiruu diterjemahkan 'mencemooh' (akar s-kh-r). gloss '(Nabi Muhammad)/(rasul-rasul)/(azab)' dibuang.