قَالَ اللَّهُ هَٰذَا يَوْمُ يَنْفَعُ الصَّادِقِينَ صِدْقُهُمْ ۚ لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
Allah berfirman, “Ini hari yang kebenaran orang-orang yang benar bermanfaat bagi mereka. Bagi mereka taman-taman yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Itulah kemenangan yang besar.”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- قَالَ اللَّهُ هَٰذَا يَوْمُ يَنْفَعُ الصَّادِقِينَ صِدْقُهُمْqaala llaahu haadzaa yawmu yanfa'u s-saadiqiina sidquhumAllah berfirman, ini hari yang kebenaran orang-orang yang benar bermanfaat bagi mereka
- لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًاlahum jannaatun tajrii min tahtihaa l-anhaaru khaalidiina fiihaa abadanbagi mereka taman-taman yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya
- رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُradiya llaahu anhum wa-raduu anhuAllah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada-Nya
- ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُdzaalika l-fawzu l-azhiimuitulah kemenangan yang besar
Aplikasi
Kemenangan digambarkan sebagai keridaan dua arah, 'Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada-Nya', bukan hanya penerimaan sepihak dari atas, melainkan relasi timbal balik yang utuh. Konkretnya: kepuasan hidup yang sejati bukan sekadar mendapatkan apa yang diinginkan dari sesuatu yang lebih besar, melainkan relasi timbal balik yang selaras, merasa puas dengan keadaan sekaligus diterima sepenuhnya oleh apa yang paling penting dalam hidup, bukan salah satu tanpa yang lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
azhiim diterjemahkan 'agung' (takrif diterjemahkan 'Sang Agung'; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. They have gardens beneath which rivers flow, they abiding eternally therein forever; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.