قَالَ اللَّهُ إِنِّي مُنَزِّلُهَا عَلَيْكُمْ ۖ فَمَنْ يَكْفُرْ بَعْدُ مِنْكُمْ فَإِنِّي أُعَذِّبُهُ عَذَابًا لَا أُعَذِّبُهُ أَحَدًا مِنَ الْعَالَمِينَ

Allah berfirman, “Sesungguhnya Aku akan menurunkannya kepada kalian. Maka siapa yang kufur setelah itu di antara kalian, sesungguhnya Aku akan mengazabnya dengan azab yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara seisi alam.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قَالَ اللَّهُ إِنِّي مُنَزِّلُهَا عَلَيْكُمْqaala llaahu innii munazziluhaa alaykumAllah berfirman, sesungguhnya Aku akan menurunkannya kepada kalian
  2. فَمَنْ يَكْفُرْ بَعْدُ مِنْكُمْ فَإِنِّي أُعَذِّبُهُ عَذَابًا لَا أُعَذِّبُهُ أَحَدًا مِنَ الْعَالَمِينَfa-man yakfur ba'du minkum fa-innii u'adzdzibuhu adzaaban laa u'adzdzibuhu ahadan mina l-aalamiinamaka siapa yang kufur setelah itu di antara kalian, sesungguhnya Aku akan mengazabnya dengan azab yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara seisi alam
Aplikasi

Ancaman azab yang belum pernah ditimpakan kepada siapa pun menunjukkan bahwa tanggung jawab meningkat drastis setelah menyaksikan bukti langsung yang luar biasa jelas, semakin besar bukti yang diberikan, semakin berat konsekuensi menolaknya setelahnya. Konkretnya: privilese menyaksikan kebenaran secara jelas dan langsung datang dengan tanggung jawab yang sepadan, semakin jelas sesuatu ditunjukkan kepada seseorang, semakin berat pertanggungjawaban jika ia memilih mengingkarinya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Gloss '(manusia)' terjemahan lain pada 'seluruh alam' = pengakuan (aalamiin=orang); kini tak perlu, 'seisi alam' memikulnya; alayKUM/minKUM 2MP diterjemahkan kalian. Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU terjemahan; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = kata serapan aalam). Bandingkan 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. jamak aalamuun = 'the SORTS of created beings… it has this form because it INCLUDES MANKIND'.