قُلْ لَا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ ۚ فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Katakanlah, “Tidak sama yang buruk dan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk mengagumkanmu; maka bertakwalah kepada Allah, wahai orang-orang yang berakal, agar kalian beruntung.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قُلْ لَا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِqul laa yastawii l-khabiitsu wa-t-tayyibu wa-law a'jabaka katsratu l-khabiitsikatakanlah, tidak sama yang buruk dan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk mengagumkanmu
  2. فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَfa-ttaquu llaaha yaa ulii l-albaabi la'allakum tuflihuunamaka bertakwalah kepada Allah, wahai orang-orang yang berakal, agar kalian beruntung
Aplikasi

Peringatan bahwa kuantitas, 'banyaknya yang buruk', bisa mengagumkan dan menyilaukan penilaian menyoroti bahaya mengikuti mayoritas semata sebagai ukuran kebenaran. Konkretnya: popularitas atau prevalensi suatu perilaku bukan bukti bahwa hal itu baik, orang yang benar-benar berakal menilai kualitas berdasarkan substansi, bukan berdasarkan seberapa umum atau menarik jumlahnya di permukaan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, s-w-y, kh-b-ts, t-y-b, '-j-b, k-ts-r, w-q-y, a-l-h, a-w-l, l-b-b, f-l-h): khabiith/tayyib diterjemahkan 'buruk/baik'; uluu l-albaab diterjemahkan 'orang-orang yang berakal' (akar l-b-b); tuflihuun diterjemahkan 'beruntung' (akar f-l-h). Selaras.