يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا يَخَافُونَ لَوْمَةَ لَائِمٍ ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Wahai orang-orang yang beriman, siapa di antara kalian yang murtad dari pertanggungjawabannya, maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Dia mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang-orang mukmin dan digdaya terhadap orang-orang kafir, berjihad di jalan Allah dan tidak takut pada celaan orang yang mencela. Itulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah luas pemberian-Nya lagi berilmu.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا يَخَافُونَ لَوْمَةَ لَائِمٍyaa ayyuhaa lladziina aamanuu man yartadda minkum an diinihi fa-sawfa ya'tii llaahu bi-qawmin yuhibbuhum wa-yuhibbuunahu adzillatin alaa l-mu'miniina a'izzatin alaa l-kaafiriina yujaahiduuna fii sabiili llaahi wa-laa yakhaafuuna lawmata laa'iminwahai orang-orang yang beriman, siapa di antara kalian yang murtad dari pertanggungjawabannya, maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Dia mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang-orang mukmin dan digdaya terhadap orang-orang kafir, berjihad di jalan Allah dan tidak takut pada celaan orang yang mencela
- ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُdzaalika fadlu llaahi yu'tiihi man yashaa'uitulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki
- وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌwallaahu waasi'un aliimundan Allah luas pemberian-Nya lagi berilmu
Aplikasi
Ciri kaum pengganti yang disebut di sini bukan kekuatan militer semata, melainkan kombinasi spesifik: mencintai dan dicintai Allah, lemah lembut kepada sesama beriman, tegas kepada yang memusuhi, dan 'tidak takut pada celaan orang yang mencela.' Konkretnya: keberanian moral sejati diukur dari kesediaan tetap teguh pada prinsip meski dicela atau diremehkan orang lain, takut akan opini publik atau ejekan sosial adalah penghalang utama yang harus diatasi siapa pun yang ingin konsisten pada nilai yang diyakininya benar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain merender diin di sini sbg 'agama'. terjemahan ini menyeragamkan ke 'pertanggungjawaban' lintas 87 ayat akar diin. Rollout kelompok (b) akar diin. Penyeragaman 'pertanggungjawaban' menegakkan Prinsip #1 (konsistensi leksikal) & menyanggah reduksi 'agama=institusi'. PASS: berbasis terjemahan lain edisi terkini dgn kata diin ditukar; penyelarasan ulang kau/engkau/kalian menyusul. akar d-y-n (dyn), sense 'agama/cara-hidup/doktrin'. Diverifikasi corpus Leeds (root dyn). Konvensi terjemahan ini: diin diterjemahkan 'pertanggungjawaban' (kata payung; definisi-jangkar & entri kanonik 1:4).