فَبِمَا نَقْضِهِمْ مِيثَاقَهُمْ لَعَنَّاهُمْ وَجَعَلْنَا قُلُوبَهُمْ قَاسِيَةً ۖ يُحَرِّفُونَ الْكَلِمَ عَنْ مَوَاضِعِهِ ۙ وَنَسُوا حَظًّا مِمَّا ذُكِّرُوا بِهِ ۚ وَلَا تَزَالُ تَطَّلِعُ عَلَىٰ خَائِنَةٍ مِنْهُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاصْفَحْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Maka, karena mereka melanggar perjanjiannya, Kami melaknat mereka dan Kami menjadikan hati mereka keras membatu. Mereka mengubah-ubah firman-firman dari tempat-tempatnya, dan mereka melupakan sebagian dari apa yang diperingatkan kepada mereka. Dan engkau senantiasa akan melihat pengkhianatan dari mereka, kecuali sedikit dari mereka. Maka, maafkanlah mereka dan berlapang dadalah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.

Terjemahan bertahap (6 jeda)
  1. فَبِمَا نَقْضِهِمْ مِيثَاقَهُمْ لَعَنَّاهُمْ وَجَعَلْنَا قُلُوبَهُمْ قَاسِيَةًfa-bimaa naqdihim miitsaaqahum la'annaahum wa-ja'alnaa quluubahum qaasiyatanmaka, karena mereka melanggar perjanjiannya, Kami melaknat mereka dan Kami menjadikan hati mereka keras membatu
  2. يُحَرِّفُونَ الْكَلِمَ عَنْ مَوَاضِعِهِyuharrifuuna l-kalima an mawaadi'ihimereka mengubah-ubah firman-firman dari tempat-tempatnya
  3. وَنَسُوا حَظًّا مِمَّا ذُكِّرُوا بِهِwa-nasuu hazhzhan mimmaa dzukkiruu bihidan mereka melupakan sebagian dari apa yang diperingatkan kepada mereka
  4. وَلَا تَزَالُ تَطَّلِعُ عَلَىٰ خَائِنَةٍ مِنْهُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْwa-laa tazaalu tattali'u alaa khaa'inatin minhum illaa qaliilan minhumdan engkau senantiasa akan melihat pengkhianatan dari mereka, kecuali sedikit dari mereka
  5. فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاصْفَحْfa-fu anhum wa-sfahmaka, maafkanlah mereka dan berlapang dadalah
  6. إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَinna llaaha yuhibbu l-muhsiniinasesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan
Aplikasi

Konsekuensi melanggar janji digambarkan sebagai proses gradual: hati mengeras, lalu firman diputarbalikkan dari maknanya, lalu sebagian pesan dilupakan begitu saja, kerusakan moral dimulai dari pengingkaran komitmen kecil yang dibiarkan. Konkretnya: meski dihadapkan pada pengkhianatan berulang dari pihak lain, respons yang dianjurkan tetap memaafkan dan berlapang dada, menjaga karakter diri sendiri tidak boleh digantungkan pada perilaku baik-buruknya orang lain.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “tempat-tempatnya206)” diterjemahkan “tempat-tempatnya”; “biarkanlah.” diterjemahkan “berlapang dadalah.”; “muhsin.” diterjemahkan “yang berbuat kebaikan.”. -f-w: 31/31 selaras; afuwwun ghafuur = komplementer hapus+tutup, bukan pengulangan. Corpus ayat ini: «{Eofu, tanpa-al».