لَعَنَهُ اللَّهُ ۘ وَقَالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبَادِكَ نَصِيبًا مَفْرُوضًا

Allah melaknatnya. Dan ia berkata, “Sungguh aku akan mengambil bagian yang ditetapkan dari hamba-hamba-Mu,

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. لَعَنَهُ اللَّهُla'anahu llaahuAllah melaknatnya
  2. وَقَالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبَادِكَ نَصِيبًا مَفْرُوضًاwa-qaala la-attakhidzanna min ibaadika nasiiban mafruudandan ia berkata, sungguh aku akan mengambil bagian yang ditetapkan dari hamba-hamba-Mu
Aplikasi

Klaim setan 'akan mengambil bagian yang ditetapkan dari hamba-hamba-Mu' menggambarkan strategi jangka panjang dan sistematis, bukan godaan spontan sesaat, sebuah pengakuan akan keseriusan ancaman yang terstruktur. Konkretnya: menyadari bahwa godaan/pengaruh buruk sering bersifat sistematis dan bertahap (bukan serangan tunggal) membantu membangun kewaspadaan jangka panjang, bukan hanya waspada sesaat.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar l-'-n, a-l-h, q-w-l, a-kh-dz, '-b-d, n-s-b, f-r-d): la'anahu llaah diterjemahkan 'Allah melaknatnya'; nasiib mafruud diterjemahkan 'bagian yang ditetapkan'. footnote-marker dibuang.