وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا

Siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, balasannya adalah Jahanam. Dia kekal di dalamnya. Allah murka kepadanya, melaknatnya, dan menyediakan baginya azab yang agung.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَاwa-man yaqtul mu'minan muta'ammidan fa-jazaa'uhu jahannamu khaalidan fiihaasiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, balasannya adalah Jahanam, dia kekal di dalamnya
  2. وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًاwa-ghadiba llaahu alayhi wa-la'anahu wa-a'adda lahu adzaaban azhiimanAllah murka kepadanya, melaknatnya, dan menyediakan baginya azab yang agung
Aplikasi

Konsekuensi ekstrem bagi pembunuhan sengaja terhadap sesama mukmin, kekal di neraka, dimurkai, dilaknat, menegaskan bahwa mengambil nyawa sesama dengan sengaja adalah pelanggaran paling serius dalam hierarki dosa. Konkretnya: nilai nyawa manusia ditempatkan sebagai batas paling fundamental yang tak bisa dilanggar, kesadaran akan beratnya pelanggaran ini seharusnya menjadi penghalang paling kuat terhadap kekerasan yang disengaja.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.