مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ ۖ وَمَنْ تَوَلَّىٰ فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا

Siapa yang menaati Rasul, sungguh ia telah menaati Allah; dan siapa yang berpaling, maka Kami tidak mengutusmu sebagai penjaga atas mereka.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَman yuti'i r-rasuula fa-qad ataa'a llaahasiapa yang menaati Rasul, sungguh ia telah menaati Allah
  2. وَمَنْ تَوَلَّىٰ فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًاwa-man tawallaa fa-maa arsalnaaka alayhim hafiizhandan siapa yang berpaling, maka Kami tidak mengutusmu sebagai penjaga atas mereka
Aplikasi

Kesetaraan ketaatan: 'menaati Rasul = menaati Allah' menunjukkan bahwa mengikuti teladan konkret (bukan hanya prinsip abstrak) adalah jalan sah menuju ketaatan yang lebih besar. Konkretnya: mengikuti teladan nyata yang mewujudkan nilai-nilai luhur (bukan hanya memahami prinsip secara teoretis) adalah jalan yang sah dan setara nilainya, teladan konkret membumikan prinsip abstrak menjadi tindakan nyata.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar t-w-', r-s-l, a-l-h, w-l-y, h-f-zh): man yuti'i r-rasuula fa-qad ataa'a llaah diterjemahkan 'menaati Rasul = menaati Allah'; hafiizh diterjemahkan 'penjaga', akar h-f-zh (putaran 60/S2-010: peran *hafiizh* DISANGKAL dari Nabi; bagian daftar peran-disangkal putaran 76). terjemahan lain 'pemelihara'; terjemahan ini 'penjaga' (makna primer akar h-f-zh=menjaga agar tak hilang).