الَّذِينَ آمَنُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ الطَّاغُوتِ فَقَاتِلُوا أَوْلِيَاءَ الشَّيْطَانِ ۖ إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا

Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kufur berperang di jalan tagut; maka perangilah kawan-kawan setan; sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. الَّذِينَ آمَنُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ الطَّاغُوتِalladziina aamanuu yuqaatiluuna fii sabiili llaahi wa-lladziina kafaruu yuqaatiluuna fii sabiili t-taaghuutiorang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kufur berperang di jalan tagut
  2. فَقَاتِلُوا أَوْلِيَاءَ الشَّيْطَانِ ۖ إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًاfa-qaatiluu awliyaa'a sh-shaytaani inna kayda sh-shaytaani kaana da'iifanmaka perangilah kawan-kawan setan, sesungguhnya tipu daya setan itu lemah
Aplikasi

Kontras tegas: orang beriman berperang 'di jalan Allah', orang ingkar berperang 'di jalan tagut', penegasan bahwa perjuangan yang sama-sama intens bisa memiliki arah fundamental berbeda. Ditutup dengan jaminan: 'tipu daya setan itu lemah', dorongan tidak gentar menghadapi kekuatan yang tampak besar. Konkretnya: mengukur arah perjuangan (bukan sekadar intensitasnya) adalah yang membedakan nilai sejati suatu usaha, sekaligus keyakinan bahwa kekuatan destruktif yang tampak menakutkan sebenarnya rapuh secara fundamental.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-m-n, q-t-l, s-b-l, a-l-h, k-f-r, t-gh-y, w-l-y, sh-t-n, k-y-d, k-w-n, d-'-f): sabiil at-taaghuut diterjemahkan 'jalan tagut' (akar t-gh-y putaran 124); awliyaa' ash-shaytaan diterjemahkan 'kawan-kawan setan'; kayd diterjemahkan 'tipu daya'; da'iif diterjemahkan 'lemah'. Selaras.