وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِأَعْدَائِكُمْ ۚ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ وَلِيًّا وَكَفَىٰ بِاللَّهِ نَصِيرًا
Allah lebih mengetahui tentang musuh-musuh kalian. Dan cukuplah Allah menjadi pelindung dan cukuplah Allah menjadi penolong.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِأَعْدَائِكُمْwa-llaahu a'lamu bi-a'daa'ikumAllah lebih mengetahui tentang musuh-musuh kalian
- وَكَفَىٰ بِاللَّهِ وَلِيًّا وَكَفَىٰ بِاللَّهِ نَصِيرًاwa-kafaa billaahi waliyyan wa-kafaa billaahi nasiirandan cukuplah Allah menjadi pelindung dan cukuplah Allah menjadi penolong
Aplikasi
Penegasan 'Allah lebih tahu tentang musuh-musuh kalian' menawarkan ketenangan di tengah ketidakpastian mengenali ancaman, bukan tuntutan untuk selalu waspada sendirian tanpa sandaran. Konkretnya: dalam situasi di mana identifikasi ancaman/musuh terasa sulit atau membingungkan, bersandar pada kesadaran bahwa ada perlindungan di luar kemampuan analisis pribadi bisa mengurangi kecemasan berlebihan tanpa mengabaikan kewaspadaan wajar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP); lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).