لِيَقْطَعَ طَرَفًا مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَوْ يَكْبِتَهُمْ فَيَنْقَلِبُوا خَائِبِينَ

Agar Dia memotong sebagian dari orang-orang yang kufur, atau menundukkan mereka sehingga mereka kembali dalam keadaan kecewa.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. لِيَقْطَعَ طَرَفًا مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَوْ يَكْبِتَهُمْ فَيَنْقَلِبُوا خَائِبِينَli-yaqta'a tarafan mina lladziina kafaruu aw yakbitahum fa-yanqalibuu khaa'ibiinaagar Dia memotong sebagian dari orang-orang yang kufur, atau menundukkan mereka sehingga mereka kembali dalam keadaan kecewa
Aplikasi

Tujuan pertempuran di sini digambarkan bukan pembalasan dendam tanpa batas, melainkan menahan/menundukkan sehingga pihak lawan 'berbalik dengan kecewa', hasil yang terukur dan terbatas. Konkretnya: dalam konflik apa pun, ada beda antara tujuan yang proporsional (menghentikan bahaya) dan dorongan membalas tanpa batas, yang pertama punya legitimasi moral, yang kedua tidak.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-t-', t-r-f, k-f-r, k-b-t, q-l-b, kh-y-b): yaqta'a tarafan diterjemahkan 'memotong sebagian'; yankalibuu khaa'ibiin diterjemahkan 'BERBALIK dengan kecewa' (akar q-l-b putaran 73: inqalaba=berbalik). Selaras makna.