قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَىٰ كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللَّهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ ۚ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَ
Katakanlah, “Wahai Ahlulkitab, marilah menuju satu kalimat yang sama antara kami dan kalian: kita tidak menyembah selain Allah, dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan apa pun, dan tidak sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan-tuhan selain Allah.” Maka jika mereka berpaling, katakanlah, “Saksikanlah bahwa kami orang-orang yang berserah diri.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَىٰ كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللَّهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِqul yaa ahla l-kitaabi ta'aalaw ilaa kalimatin sawaa'in baynanaa wa-baynakum allaa na'buda illaa llaaha wa-laa nushrika bihi shay'an wa-laa yattakhidza ba'dunaa ba'dan arbaaban min duuni llaahikatakanlah, wahai Ahlulkitab, marilah menuju satu kalimat yang sama antara kami dan kalian, bahwa kita tidak menyembah selain Allah, dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan apa pun, dan tidak sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan-tuhan selain Allah
- فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَfa-in tawallaw fa-quuluu shhaduu bi-annaa muslimuunamaka jika mereka berpaling, katakanlah, saksikanlah bahwa kami orang-orang yang berserah diri
Aplikasi
Ajakan kepada Ahli Kitab menuju 'satu kalimat yang sama' (tauhid murni, tanpa mempertuhankan sesama) menunjukkan strategi mencari titik temu fundamental di tengah perbedaan, bukan menuntut kesepakatan penuh di semua hal. Konkretnya: dalam dialog lintas-kelompok yang berbeda keyakinan, mencari 'kalimat yang sama' (prinsip fundamental yang bisa disepakati bersama) adalah strategi yang lebih produktif daripada menuntut kesepakatan total di setiap detail, titik temu minimal yang solid lebih berharga daripada kebuntuan total.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain merender s-l-m di sini via 'muslim'. terjemahan ini menyeragamkan DALAM cabang keberserahan; sisi-keadaan (salaam/saliim) = 'keselamatan/damai', TIDAK diseragamkan lintas cabang. Rollout cabang keberserahan akar s-l-m. 'muslim' diterjemahkan 'orang yang berserah diri' meng-universalkan istilah (bdk QS 3:83: seluruh ciptaan 'aslama'), konsisten dgn sikap keberserahan=orientasi hati, bukan keanggotaan institusi (FDI_FRAMEWORK_DIIN). PASS: penyelarasan ulang kau/engkau/kalian menyusul. Diverifikasi corpus Leeds (127 ayat slm; cabang keberserahan 66). Konvensi terjemahan ini: islaam diterjemahkan 'keberserahan(-diri)', aslama diterjemahkan 'berserah diri', muslim diterjemahkan 'orang yang berserah diri'. Lih. Versi lama catatan ini keliru di kedua titik itu;).