وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفَاكِ عَلَىٰ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ
Dan ingatlah ketika para malaikat berkata, “Wahai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas perempuan seisi alam,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفَاكِ عَلَىٰ نِسَاءِ الْعَالَمِينَwa-idz qaalati l-malaa'ikatu yaa maryamu inna llaaha stafaaki wa-tahharaki wa-stafaaki alaa nisaa'i l-aalamiinadan ingatlah ketika para malaikat berkata, wahai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas perempuan seisi alam
Aplikasi
Maryam dinyatakan 'dipilih, disucikan, dan dilebihkan di atas perempuan seisi alam', pengakuan keistimewaan yang eksplisit dan tanpa ambiguitas terhadap seorang perempuan, dalam konteks budaya yang sering meremehkan posisi perempuan. Konkretnya: pengakuan terbuka atas keistimewaan dan pencapaian perempuan (tanpa mengurangi atau meragukannya) adalah contoh serupa yang ditegaskan sejak kisah Maryam, sebuah dasar untuk menolak minimalisasi pencapaian perempuan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
istafaaKI (2FS, Maryam) diterjemahkan '-mu' SAH; nisaa'i l-'aalamiin diterjemahkan 'perempuan seisi alam' (tambalan '(pada masa itu)' dibuang). Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU terjemahan; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = kata serapan aalam). Bandingkan 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. jamak aalamuun = 'the SORTS of created beings… it has this form because it INCLUDES MANKIND'.