فَإِنْ حَاجُّوكَ فَقُلْ أَسْلَمْتُ وَجْهِيَ لِلَّهِ وَمَنِ اتَّبَعَنِ ۗ وَقُلْ لِلَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالْأُمِّيِّينَ أَأَسْلَمْتُمْ ۚ فَإِنْ أَسْلَمُوا فَقَدِ اهْتَدَوْا ۖ وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلَاغُ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ
Maka jika mereka membantahmu, katakanlah, “Aku berserah diri kepada Allah, begitu pula orang yang mengikutiku.” Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Kitab dan kaum ummi, “Sudahkah kalian berserah diri?” Maka jika mereka berserah diri, sungguh mereka telah mendapat petunjuk. Dan jika mereka berpaling, maka sesungguhnya kewajibanmu hanyalah menyampaikan. Dan Allah melihat hamba-hamba-Nya.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- فَإِنْ حَاجُّوكَ فَقُلْ أَسْلَمْتُ وَجْهِيَ لِلَّهِ وَمَنِ اتَّبَعَنِfa-in haajjuuka fa-qul aslamtu wajhiya lillaahi wa-mani ttaba'animaka jika mereka membantahmu, katakanlah, aku berserah diri kepada Allah, begitu pula orang yang mengikutiku
- وَقُلْ لِلَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالْأُمِّيِّينَ أَأَسْلَمْتُمْwa-qul lilladziina uutuu l-kitaaba wa-l-ummiyyiina a-aslamtumdan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Kitab dan kaum ummi, sudahkah kalian berserah diri
- فَإِنْ أَسْلَمُوا فَقَدِ اهْتَدَوْاfa-in aslamuu fa-qadi htadawmaka jika mereka berserah diri, sungguh mereka telah mendapat petunjuk
- وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلَاغُwa-in tawallaw fa-innamaa alayka l-balaaghudan jika mereka berpaling, maka sesungguhnya kewajibanmu hanyalah menyampaikan
- وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِwallaahu basiirun bi-l-ibaadidan Allah melihat hamba-hamba-Nya
Aplikasi
Ketika berhadapan dengan perdebatan, responsnya sederhana: menyatakan sikap sendiri ('aku berserah diri kepada Allah') tanpa memaksa, lalu 'kewajibanmu hanyalah menyampaikan', jika ditolak, bukan tanggung jawab penyampai. Konkretnya: dalam perdebatan keyakinan yang tak kunjung usai, ada saatnya cukup menyatakan posisi dengan jelas dan melepaskan hasil, memaksakan penerimaan bukan tugas yang dibebankan, sekadar penyampaian yang jujur.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain merender s-l-m di sini via 'Islam'. terjemahan ini menyeragamkan DALAM cabang keberserahan; sisi-keadaan (salaam/saliim) = 'keselamatan/damai', TIDAK diseragamkan lintas cabang. Rollout cabang keberserahan akar s-l-m. 'muslim' diterjemahkan 'orang yang berserah diri' meng-universalkan istilah (bdk QS 3:83: seluruh ciptaan 'aslama'), konsisten dgn sikap keberserahan=orientasi hati, bukan keanggotaan institusi (FDI_FRAMEWORK_DIIN). PASS: penyelarasan ulang kau/engkau/kalian menyusul. and God sees the servants.' akar s-l-m (slm), cabang KEBERSERAHAN (aslama/islaam/muslim/mustaslim). Diverifikasi corpus Leeds (127 ayat slm; cabang keberserahan 66). Konvensi terjemahan ini: islaam diterjemahkan 'keberserahan(-diri)', aslama diterjemahkan 'berserah diri', muslim diterjemahkan 'orang yang berserah diri'. Lih. Versi lama catatan ini keliru di kedua titik itu;).