هُوَ الَّذِي يُصَوِّرُكُمْ فِي الْأَرْحَامِ كَيْفَ يَشَاءُ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Dialah yang membentuk kalian dalam rahim sebagaimana Dia kehendaki. Tidak ada tuhan selain Dia, yang digdaya lagi penuh hikmah.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- هُوَ الَّذِي يُصَوِّرُكُمْ فِي الْأَرْحَامِ كَيْفَ يَشَاءُhuwa lladzii yusawwirukum fii l-arhaami kayfa yashaa'uDialah yang membentuk kalian dalam rahim sebagaimana Dia kehendaki
- لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُlaa ilaaha illaa huwa l-aziizu l-hakiimutidak ada tuhan selain Dia, yang digdaya lagi penuh hikmah
Aplikasi
Pembentukan manusia 'dalam rahim sebagaimana yang Dia kehendaki' menegaskan bahwa keragaman fisik/karakteristik bawaan (bentuk tubuh, kondisi kesehatan, bahkan gender) adalah hasil kehendak Ilahi, bukan kebetulan atau kesalahan. Konkretnya: menerima keragaman bentuk fisik manusia (termasuk disabilitas atau kondisi bawaan) sebagai bagian dari desain yang disengaja, bukan cacat yang perlu disesali, adalah sikap yang selaras ayat ini, dasar untuk menghormati martabat setiap bentuk ciptaan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kamu” diterjemahkan “kalian”. Corpus ayat ini: «>aroHaAmi, TAKRIF». arhaam diterjemahkan 'rahim', jangkar konkret akar (organ pemberi penghidupan; KBBI rahim¹='kandungan' & rahim²='bersifat belas kasihan': Indonesia meminjam KEDUA sisi akar).