إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, beramal saleh, menegakkan salat, dan memberikan zakat, bagi mereka pahala mereka di sisi Tuhan mereka. Dan tidak ada ketakutan atas mereka, dan mereka tidak bersedih.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَinna lladziina aamanuu wa-amiluu s-saalihaati wa-aqaamuu s-salaata wa-aatawu z-zakaata lahum ajruhum inda rabbihim wa-laa khawfun alayhim wa-laa hum yahzanuunasesungguhnya orang-orang yang beriman, beramal saleh, menegakkan salat, dan memberikan zakat, bagi mereka pahala mereka di sisi Tuhan mereka, dan tidak ada ketakutan atas mereka, dan mereka tidak bersedih
Aplikasi
Empat elemen disatukan sebagai syarat pahala: iman, amal saleh, salat, zakat, paket lengkap yang mengulang pola surah ini (lih. 2:3, 2:82) bahwa keyakinan-batin dan tindakan-nyata (vertikal maupun horizontal) tidak terpisahkan. Konkretnya: pengulangan formula ini di seluruh surah menegaskan bukan kebetulan, kombinasi keempat elemen adalah standar konsisten yang layak dijadikan checklist evaluasi diri berkala.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “menunaikan” diterjemahkan “memberikan”. Corpus ayat ini: «S~alawpa, TAKRIF»; «z~akawpa, TAKRIF». salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar') · zakaah diterjemahkan 'zakat' (dipertahankan: makna GANDA suci+tumbuh, jangan dikerdilkan; verba penggovongnya aataa='memberikan/berikanlah', BUKAN 'menunaikan', aataa diterjemahkan 'memberi' di 215 ayat non-zakaah, 'menunaikan' 0×;), kecuali cabang KESUCIAN (19:13/18:81) diterjemahkan 'kesucian'.